Hai Abul Walid, Apakah Engkau Sudah Selesai?

Suatu saat Utbah bin Rabi’ah memberikan usulan kepada pembesar Qurays. Setelah dia melihat bahwa Hamzah Radhiallahu ‘anhu masuk islam, dan semakin banyaknya pengikut Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam. Utbah mengusulkan akan memberikan beberapa tawaran kepada Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam, dan berharap beliau Salallahu ‘Alaihi Wassalam menghentikan dakwahnya.

Datanglah¬†Abul Walid (kunyah Utbah bin Rabi’ah) mendatangi Rasulullah Salallhu ‘Alaihi Wassalam dan berkata, “Hai saudaraku. Selama ini saya mengenal engkau sebagai sosok yang amat baik dalam bergaul dengan keluarga, dan mempunyai nasab yang bagus. Namun engkau kemudian membawa suatu perkara yang besar bagi kaummu. Sehingga engkau membuat mereka terpecah-belah, mencela impian mereka, mencemooh tuhan-tuhan dan agama mereka, dan engkau hapus segala ajaran nenek moyang mereka. Dengarlah, saya tawarkan kepadamu beberapa hal, dan tolong pertimbangkan itu. Barangkali dari tawaran itu ada yang menarik hatimu dan engkau mau menerimanya. ”

Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam, pribadi yang memiliki sikap menawan menjawab, “Teruskan keteranganmu, saya ingin mendengarnya dengan tuntas.” Continue reading “Hai Abul Walid, Apakah Engkau Sudah Selesai?”