Namaku Wirawan, Adi Wirawan

Begins with a prayer ends with victory

Rindu Hujan

with 6 comments

Kalau kemarau galau, tentang turunnya hujan dari jaring-jaring langit.
Maka katakan, hujan pasti datang!!!

Dia akan datang dengan begitu anggunnya, berteman seruling alam yang menyanyi sajak kesyukuran, berkencana megahnya pelangi, bermahkota gemerlapnya matahari, berjubah langit senja merona. Indah, menyejukkan dan mencukupkan.

Lalu kenapa harus tergesa memaksa langit memahat kokoh dindingnya, biarkan saja langit menetapkan waktu yang tepat untuk mengguyur punggung bumi, biarkan saja anggunnya hujan menyibukkan menyiapkan diri menawarkan indah parasnya, biarkan saja hujan menunggu saat yang tepat untuk menyapa kemarau yang galau.

Sabar!!! Katakan dengan lantang kepada kemarau untuk tetap sabar

Ungkap bahwa kemarau-pun tetap harus menyiapkan diri, membiarkan hujan layak untuk menyapa dirinya lagi, dan pada saatnya semua akan indah pada waktunya.

Written by Adi Wirawan!

February 22nd, 2010 at 9:14 pm

Posted in sasana

Tagged with , ,

6 Responses to 'Rindu Hujan'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Rindu Hujan'.

  1. manteb tenan pilihan kata-katamu.. pujangga tenan mas adi ki :)

    Danan Panggih

    25 Feb 10 at 11:37 am

  2. ..it’s true that Language is powerfuL.. :)

    I

    25 Feb 10 at 7:07 pm

  3. @Danan Panggih
    pujangga? Aku perlu banyak belajar dari mu mas danan

    @I
    as usual, “kata adalah senjata”

    adi wirawan

    1 Mar 10 at 3:47 am

  4. bagaimana pun dikejar malah kepontal-pontal..

    john wage s

    2 Mar 10 at 4:06 am

  5. @john wage s
    lebih baik mengejar daripada diam tertindas

    adi wirawan

    3 Mar 10 at 12:47 pm

  6. hujan dan kemaru kan saling melengkapi. Ketika hujan tiba hatiku bahagia, karena mantol menjadi laris, dan bila kemarau mengganti hujan, hatuku menjadi senang karena es ku juga tambah laris.

    Alhamdulillah

    Fajar

    4 Mar 10 at 8:35 pm

Leave a Reply