Percaya

Kemudian kita akan mulai menggeser kerja pikiran barang sebentar.

Kadangkala pikiran itu juga yang membuat kita lebih jauh dari kebenaran. Kadangkala pikiran itu juga yang membuat kita berpikir, tanpa tujuan pasti. Kadangkala pikiran itu juga yang membuat kita terlampau jauh, menjauhi inti dari kehidupan esok hari.

Mungkin saja pula, saatnya akan ada coba, tentang harta, tentang anak dan tentang keluarga.

Dan saat itulah perlombaan besar akan menarik pelatuknya. Akankah kita percaya pada janji setelah mati, ataukah hanya terjaga dalam kefanaan dunia dan prasangka.

Kita sejatinya adalah makhluk biasa, sering lalai dan acapkali alpa.

Kadang pula otak bekerja tidak begitu cepatnya ketika mengingat ‘janji janji’ yang sudah diketahui. Dan jikalau saat itu datang, mungkin saatnya kembali mengulang perkataan salah seorang tokoh : Percaya dan Pejamkan Mata! Dan untuk selanjutnya biarlah kepercayaan itu yang membawa pada kerja besar lainnya.

Semoga.

Gambar dari : http://fc09.deviantart.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *