Berlebihan?

Apakah memang sudah jamannya sesuatu itu harus dilebih-lebihkan?
Untuk mengungkapkan betapa murahnya Tarif?
Kita bukanlah Kita

little girl
Dan mari saja kita duduk bersama dan kembali bercerita tentang seorang gadis kecil di panggung piano.
Ketika seorang gadis kecil kembali ber-malu malu mengetahui bahwa dirinya harus tampil di atas panggung dengan jutaan pasang mata menatap dirinya. Sendiri, tidak berdaya, dan malu malu. Dan langkah kaki mungilnya pun akhirnya menginjak papan panggung yang dingin, datar dan sombong.
Sebuah lentikan awal menyentuh papan piano yang besar itu, dan suara pun mulai menggema, mengangkasa, menyeruak di segala sisi ruang. Suara piano yang berawal dari lentikan jari-jari pun mulai bertaburan membuat ruangan bergemuruh. Dan semua pun mulai tertegun. Semua orang mulai menatap gadis kecil dengan piano besar di depan badan kecilnya. Mungkinkah semua orang berdecak kagum? Mungkinkah semua orang terpana dengan keahlian si gadis kecil itu?
Kagum? Tidak! Kaget lebih tepatnya, bahwa hanya untuk melihat gadis yang jauh dari kata lancar mereka harus berduyun-duyun untuk hal yang tidak masuk akal. Melihat betapa susunan lentikan nada piano dari si gadis hanya membuat telinga merah menganga, tidak berpola, rusak. Read the rest of this entry »
Pelangi
Itulah kenapa halaman khusus itu menjadi muncul dalam blog ini.
Sore itu aku mendapatkan sebuah SMS cantik dari seorang teman isinya kurang lebih seperti ini :
Makna SAHABAT : <S>esuatu yang tetap <A>da meskipun <H>ari terus berganti dan <A>kan jd harta yg <B>erharga jika <A>ku dan kamu <T>etap b’bagi saat suka dan duka…
Saya tidak tahu kenapa beliau ini mengirim sms tersebut kepada saya, tapi ya begitulah. Read the rest of this entry »