Beberapa hari aku rindu pada yang namanya cahaya, kepada sinar yang biasa melalui daun jendela di kamar yang beku itu. Atau tentang ribuan partikel yang meresap, merayap membuat kering suasana.
Aku rindu cahaya, bukan karena hilangnya, tapi karena sulit aku menjangkaunya.
Mungkin aku benci pada malam, tentang cerita suasana riuh redam yang menghilangkan hangatnya pagi.
Biar saja, maka pada saatnya aku akan rasa hilang di dalam malam...
lanjut...Hari ini masih kosong
Bangun, berangkat, berangkat, pulang, hilang..
Lalu apa yang mau dicari dari sekadar kehidupan, sukses tiada, derita di depan juga
Mungkin ada benarnya, sudah saatnya memikirkan sesuatu yang lebih hakiki kembali...
lanjut...Baiklah bunda ijinkan aku kembali mengiba.
Tentang benda menyala di pojok ruangan tetangga kita. Kelihatan indah, berkelap-berkelip. Kadang sepi, kadang menjadi berbunyi dan bumi menjadi bingar kembali.
Benar bunda, benda itu ada di pojok ruangan itu. Yang malam terakhir ini terlihat berjubel orang di dalamnya mencari ke mana arah perginya bola, euro bunda ini masanya euro bunda. Semakin riuh dan semakin gaduh.
lanjut...