diketik di hostingan ini pada hari Senin, 3 Nopember 08, dengan 7 jumlah komentar
Maka sebuah sms masuk lagi ke inboxku
"sekedar catatan kecil untuk kontrol kita menjalani hidup ini" (1) Yang singkat itu "WAKTU" (2) yang dekat itu "MATI" (3) Yang besar itu "NAFSU" (4) Yang berat itu "AMANAH" (5) Yang sulit itu "IKHLAS" (6) Yang mudah itu "BERBUAT DOSA" (7) Yang abadi itu "AMAL KEBAJIKAN" (8) Yang akan ditanyakan itu "APA YANG KITA KERJAKAN" (9) Yang akan dihisab itu "APA YANG KITA MILIKI" (10)Yang indah itu jika kita bisa "SALING MEMAAFKAN & SALING MENGINGATKAN" Semoga hidup kita senantiasa bermanfaat.
Lalu menurut njenengan bagaimana yang harus saya lakukan setelah terima sms tersebut?
nb: Buat saudaraku di hampir ujung indonesia yang mengirim sms ini, bagaimana kabar putra dengan akses tanya nya?
lanjut...Bagaimana kabar njenengan semua hari ini? Kalau saya, sekitar dua bulan ini musti banyak berdoa dan berusaha, doakan saya ya?
Seorang teman saya SMA MTA bertanya kepada saya bagaimana gerangan-kah untuk menghapus account friendster milik dirinya. Sebuah pertanyaan mungkin terkesan tergesa, bercanda atau sekadar inginnya melakukan test terhadap saya. Beruntung account friendster saya sudah cukup lama rasanya hilang dari keseharian saya, walaupun sesekali intip punya intip account friendster teman-teman yang lain. Ada yang berpetuah 'Bahwa untuk melihat gambaran seseorang, maka lihatlah inbox nya', tapi terlalu 'neracak' untuk lihat inbox seseorang, makanya cobalah kita tengok friendster dan berjubel testimoni yang menyertai profil teman njenengan yang punya friendster.
lanjut...TAk disangka SMS itu pun sampai pada saat aku berada di depan majid kampus UGM itu. Ketika bersama rekan-rekan asrama.
Waktu menunjukkan pukul 23.31 WIBN (Waktu Indonesia Bagian Nokia), dan handphone tanpa casing di belakang itu pun bergetar. SMS, ini sms bung :
"Hai anak Adam, luangkan waktumu utk beribadah kpdKU, niscaya aku Penuhi dadamu dg kkyaan & Aku hindarkan kamu dr kemudlaratan, klau tidak, penuhi tanganmu dg ksibukan kerja & aku tdk menghindarkan kamu dari kemlaratan (HR Thirmidzi)"
Matur nuwun mas Dur SMS nya.
Saatnya kembali berbenah.
lanjut...