Feeder Pddikti. Urutan Melaporkan Data

Menyambung tulisan sebelumnya yang pernah kami sampaikan tentang feeder pddikti. Kali ini akan kami sampaikan urutan proses memasukkan data agar pelaporan PDDIKTI bisa berjalan lancar.

Bahwa data yang ada saling berkaitan antara satu dengan yang lain. Ketika data sebelumnya belum terpenuhi maka data yang berkaitan dengan data tersebut tidak bisa terlaporkan.

Berikut ini adalah urutan yang bisa dijadikan pedoman dalam memasukkan data dalam aplikasi Feeder PDDIKTI:

(1) Data Mahasiswa

(mahasiswa & mahasiswa_pt)

Data mahasiswa dalam pelaporan PDDIKTI terlaporkan melalui 2 tabel. Tabel tersebut adalah:

  • Tabel mahasiswa
  • Tabel mahasiswa_pt

Tabel mahasiswa pada intinya digunakan untuk menyimpan data pribadi dari seorang mahasiswa. Tabel ini digunakan untuk menyimpan data semisal nama, jenis kelamin, nisn, tempat lahir dan sebagainya. Anda bisa dengan leluasa melihat informasi penggunaannya di laman dokumentasi penggunaan web service.

Tabel mahasiswa_pt digunakan untuk menyimpan data terkait dengan data pendidikan. Data pendidikan yang dimasukkan adalah data pendidikan seperti NIM yang tersimpan dalam kolom nipd, prodi, ijazah dan sebagainya. Lagi lagi anda bisa melihat dokumentasinya pada laman feeder PDDIKTI.

Tabel mahasiswa dan tabel mahasiswa_pt dihubungkan dengan kolom id_pd. Kolom id_pd diperoleh dari tabel mahasiswa.

Ketika kita memasukkan data melalui web service mahasiswa maka data id_pd akan kita dapatkan. Data id_pd dari mahasiswa yang kita masukkan tadi selanjutnya akan kita pasangkan dengan dengan data yang ada di mahasiswa_pt.

(2) Data Kurikulum

(kurikulum)

Langkah selanjutnya dalam melaporkan data pada PDDIKTI adalah mengisikan pada tabel kurikulum.

Data kurikulum pada pelaporan PDDIKTI melekat pada id prodi. Id Prodi tersimpan pada kolom id_sms. Anda bisa melihat Id Prodi dari tiap prodi yang perguruan tinggi miliki melalui tabel sms.

Pada tabel kurikulum tidak terdapat kolom khusus untuk menyimpan kode kurikulum. Padahal kode kurikulum biasa digunakan sebagai kunci untuk menghubungkan dengan mata kuliah yang ada. Untuk menyiasati hal tersebut anda bisa menyimpan kode kurikulum bersamaan dengan nama kurikulum. Keduanya (kode dan nama kurikulum) bisa anda pisahkan dengan menggunakan delimiter # yang kemudian disimpan dalam kolom nm_kurikulum_sp.

(3) Data Master Mata Kuliah

(mata_kuliah)

Tabel mata_kuliah menyimpan nama matakuliah dan informasi yang mengiringinya. Data master matakuliah ini melekat pada tiap prodi, sehingga untuk memasukkan data mata kuliah ini anda juga harus memasukkan id_sms yang merupakan kode prodi pada penyimpanan di PDDIKTI.

Pada penyimpanan kode mata kuliah ini, ada baiknya anda menyimpan juga dengan kode kurikulum. Padahal tidak ada kolom khusus yang menghubungkan antara kode kurikulum dengan mata kuliah ini. Untuk itulah, ketika menyimpan kode mata kuliah bisa digabungkan antara kode kurikulum dengan kode mata kuliah yang dipisahkan dengan delimiter #.

(4) Data Status Mahasiswa Per-Semester

(kuliah_mahasiswa)

Tabel kuliah_mahasiswa digunakan untuk menyimpan riwayat ip, ipk, sks dan status mahasiswa pada tiap semester.

Penting untuk diketahui bahwa dalam memasukkan ke tabel kuliah_mahasiswa ini data yang digunakan menggunakan data yang didapat dari tabel mahasiswa_pt. Dari tabel mahasiswa_pt tersebut akan didapatkan dari kolom nipd yang menyimpan data NIM.

(5) Data Mata Kuliah Per-Semester

(kelas_kuliah)

Tabel kelas_kuliah digunakan untuk menyimpan mata kuliah yang ada pada tiap semester.

Tabel kelas_kuliah ini terhubung dengan tabel mata_kuliah. Hanya id yang terdapat pada tabel mata_kuliah yang bisa dimasukkan ke tabel kelas_kuliah. Sehingga penting untuk memasukkan data master mata kuliah di tabel mata_kuliah.

(6) Data Nilai Mahasiswa Per-Semester

(nilai)

Tabel nilai menyimpan nilai mahasiswa pada suatu mata kuliah per semester.

Untuk menyimpan pada tabel ini ada data rujukan data yang harus ada di tabel kelas_kuliah dan tabel mahasiswa_pt.

(7) Data Riwayat Dosen Mengajar

(ajar_dosen)

Tabel ajar_dosen menyimpan riwayat mengajar dosen pada tiap semester.

Tabel ajar_dosen mengambil rujukan dari tabel kelas_kuliah dan juga tabel penyimpanan data NIDN yang ada di tabel dosen_pt.

***

Kiranya urutan yang ada bisa digunakan untuk menyusun aplikasi pelaporan PDDIKTI. Karena memang satu tabel dan isinya perlu ada terlebih dahulu untuk bisa memasukkan data selanjutnya.

Baca juga tentang script feeder yang sudah diaplikasikan di sini.

3 pemikiran pada “Feeder Pddikti. Urutan Melaporkan Data

  1. nanya pak
    mau mbikin aplikasi buat ngisi data postgre nya feeder, kok gak bisa login
    nyoba pake pgAdmin sama aja
    kalo pg_hba.conf di edit langsung gak mau mbuka halaman asli . . .
    ada saran ?

    1. Merubah file pg_hba.conf menjadi trusted supaya bisa login ternyata membuat masalah di halaman feeder sehingga tidak tampil halaman loginnya. Untuk kasus tersebut baiknya diinstal ulang pak feedernya. Diuninstal kemudian diinstal lagi. Semoga membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *