<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Namaku Wirawan, Adi Wirawan</title>
	<atom:link href="http://adiwirawan.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adiwirawan.net</link>
	<description>Begins with a prayer ends with victory</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 May 2010 16:52:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Baiklah</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/baiklah/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/baiklah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 16:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[sasana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Baiklah, biarlah kukatakan selayaknya ku mengangguk juga saat kau, seorang bijak mengatakan bahwa &#8220;ketika cahaya atau yang disangka cahaya itu datang, maka silaunya boleh jadi membutakan mata&#8221;.
Kala itu lubang udara memang tidak segersang sekarang, kala itu pintu langit memang tidak sekelam sekarang, kala itu pijar cahaya memang tidak segemerlap dan semegah sekarang. Sehingga acuhnya mukaku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baiklah, biarlah kukatakan selayaknya ku mengangguk juga saat kau, seorang bijak mengatakan bahwa &#8220;ketika cahaya atau yang disangka cahaya itu datang, maka silaunya boleh jadi membutakan mata&#8221;.</p>
<p>Kala itu lubang udara memang tidak segersang sekarang, kala itu pintu langit memang tidak sekelam sekarang, kala itu pijar cahaya memang tidak segemerlap dan semegah sekarang. Sehingga acuhnya mukaku menjadikan getir pada dinding-dinding nadimu.</p>
<p>Sadar itu memang datang di belakang jalan.</p>
<p>Nyatanya memang benar! cahaya yang terlalu cepat datang itu menyilaukan, sungguh menyilaukan dan melenakan jalan.</p>
<p>Maka dengan seizinmu jugalah satu dari kalimat saktimu itu akan tergunakan.</p>
<p>Semoga,</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/baiklah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahasa Untuk Siapa?</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/bahasa-untuk-siapa/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/bahasa-untuk-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 16:08:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Syahdan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana kabar njenengan di sana wahai &#8216;orang asing&#8217;, lama tak bersua, semoga sahaja semuanya baik adanya.
Entah angin jenis apa yang membuat saya kembali teringat sebuah pernyataan yang dari mana asalnya mengatakan bahwasanya rumput tetangga lebih hijau.
Ya! Untuk beberapa hal rumput tetangga memang lebih hijau. Untuk beberapa hal saja, beberapa.
Syahdan, konon, ketika sore nan syahdu di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana kabar njenengan di sana wahai &#8216;orang asing&#8217;, lama tak bersua, semoga sahaja semuanya baik adanya.<br />
Entah angin jenis apa yang membuat saya kembali teringat sebuah pernyataan yang dari mana asalnya mengatakan bahwasanya rumput tetangga lebih hijau.</p>
<p>Ya! Untuk beberapa hal rumput tetangga memang lebih hijau. Untuk beberapa hal saja, beberapa.</p>
<p>Syahdan, konon, ketika sore nan syahdu di bawah rintikan dan rintihan hujan, sesudah belajar bersama, ada seorang rekan bertanya tentang arti kalimat dalam  bahasa Inggris pada brosur dekil di atas meja. Sebuah brosur promo produk yang tidak perlu saya jelaskan kembali, tentu njenengan tahu bahwasanya brosur promo tentu berisi tentang penawaran suatu produk, tentunya. <span id="more-68"></span></p>
<p>Hal yang menarik dilirik adalah frase yang ada. Karena kejarangan membaca bahasa Inggris serta keluguan ilmu, membuat bahasa aneh yang ada menjadikan sebuah penderitaan berkepanjangan. Bahasa-bahasa aneh, frase-rase membingungkan, kata-kata yang tidak dimengerti. Mungkin njenengan menyangka kata-kata yang ada merupakan bahasa latin dari senyawa kimia atau apalah namanya, tapi nyatanya bukan dan jelas bukan. Isinya merupakan penawaran produk yang menjelaskan cara kerja produk terkait.</p>
<p>Bisa saja orang lain paham dengan bahasa si penyampai brosur tadi, bisa saja.</p>
<p>Atau boleh jadi sudah jamannya bahwa bahasa negara luar menjadi lebih masyhur, lebih tinggi, lebih gawol, lebih bergaya dibanding dengan bahasa negara sendiri? Itu hanya perkiraan sahaja, saya belum membuat penelitian tentang hal ini, tapi boleh jadi.</p>
<p>Sehingga jangan terbengong keheranan, kalau eh kalau banyak teman Indonesia kita yang memasang status di fesbuk dengan bahasa Inggris. Sehingga jangan terbengong keheranan pula kalau banyak tulisan liar dari luar negeri dijadikan rujukan. Bukan karena isi yang tersurat tapi karena aura bahasa luar yang ternyata membutakan hati dan jiwa.</p>
<p>Sehingga pada masanya nanti, beberapa puluh atau ratus tahun mendatang ketika keturunan njenengan tanpa sengaja tersesat di halaman ini. Maka keturunan njenengan akan banyak dan sangat banyak bertanya tentang maksud tulisan yang ada di halaman ini, padahal dia orang Indonesia! Yang harusnya paham bahasa Indonesia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/bahasa-untuk-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berlebihan?</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/berlebihan/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/berlebihan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 12:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[sisi mata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Apakah memang sudah jamannya sesuatu itu harus dilebih-lebihkan?
Untuk mengungkapkan betapa murahnya Tarif?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="Foto0208" src="http://adiwirawan.net/wp-content/uploads/2010/03/Foto0208.png" alt="Foto0208" width="176" height="208" />Apakah memang sudah jamannya sesuatu itu harus dilebih-lebihkan?</p>
<p>Untuk mengungkapkan betapa murahnya Tarif?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/berlebihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kita bukanlah Kita</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/kita-bukanlah-kita/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/kita-bukanlah-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 02:02:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[sasana]]></category>
		<category><![CDATA[girl]]></category>
		<category><![CDATA[little]]></category>
		<category><![CDATA[pianist]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Dan mari saja kita duduk bersama dan kembali bercerita tentang seorang gadis kecil di panggung piano.
Ketika seorang gadis kecil kembali ber-malu malu mengetahui bahwa dirinya harus tampil di atas panggung dengan jutaan pasang mata menatap dirinya. Sendiri, tidak berdaya, dan malu malu. Dan langkah kaki mungilnya pun akhirnya menginjak papan panggung yang dingin, datar dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 147px"><img title="little girl" src="http://farm1.static.flickr.com/28/52681459_f4dea3198a.jpg" alt="little girl" width="137" height="143" /><p class="wp-caption-text">little girl</p></div>
<p>Dan mari saja kita duduk bersama dan kembali bercerita tentang seorang gadis kecil di panggung piano.</p>
<p>Ketika seorang gadis kecil kembali ber-malu malu mengetahui bahwa dirinya harus tampil di atas panggung dengan jutaan pasang mata menatap dirinya. Sendiri, tidak berdaya, dan malu malu. Dan langkah kaki mungilnya pun akhirnya menginjak papan panggung yang dingin, datar dan sombong.</p>
<p>Sebuah lentikan awal menyentuh papan piano yang besar itu, dan suara pun mulai menggema, mengangkasa, menyeruak di segala sisi ruang. Suara piano yang berawal dari lentikan jari-jari pun mulai bertaburan membuat ruangan bergemuruh. Dan semua pun mulai tertegun. Semua orang mulai menatap gadis kecil dengan piano besar di depan badan kecilnya. Mungkinkah semua orang berdecak kagum? Mungkinkah semua orang terpana dengan keahlian si gadis kecil itu?</p>
<p>Kagum? Tidak! Kaget lebih tepatnya, bahwa hanya untuk melihat gadis yang jauh dari kata lancar mereka harus berduyun-duyun untuk hal yang tidak masuk akal. Melihat betapa susunan lentikan nada piano dari si gadis hanya membuat telinga merah menganga, tidak berpola, rusak.<span id="more-57"></span></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 156px"><img title="pianist" src="http://www.americangirlinkuwait.com/sitebuildercontent/sitebuilderpictures/pianist.hands.JPG" alt="pianist" width="146" height="168" /><p class="wp-caption-text">pianist</p></div>
<p>Melihat ada sesuatu yang berjalan tidak benar, ketika semua orang sudah mulai gusar, ketika semua orang sudah mulai ribut, memaki gadis yang hanya membuat suasana menjadi kalut. Seorang pianis senior dengan keahlian tiada tara dengan jari yang mampu bergerak sendiri mengikuti alunan alam, tergerak untuk memperbaiki keributan, kekalutan, kekacauan suasana yang dinisbatkan oleh si gadis kecil tersebut.</p>
<p>Dan lantunan piano dari pianis yang handal pun mulai berangkat mengiringi keributan dari si gadis kecil, ketidakpolanan dari piano si gadis diimbangi dengan lantunan handal dari sang pianis yang juga handal. Bersahutan lah lantunan piano dari keduanya. Menjadilah hiburan yang menyenangkan, sahut menyahut cantik terjadi, seakan dialog mulai terjadi. Luar biasa, mengagumkan dan mencukupkan.</p>
<p>Tepukan tangan puas dari penonton-pun jadi keniscayaan, mereka puas, mereka senang,  bangga dan berseri-seri. Segala pujian dan sanjungan muncul begitu saja. Melihat pertunjukkan yang membumi dan membawa jiwa tersegarkan kembali.</p>
<p>Tapi sang pianis handal enggan menampakkan dirinya, dia tetap tidak terlihat, di belakang panggung, unseen. Jadilah si gadis menyangka bawah dirinya lah yang membuat pertunjukkan piano hebat ini. Si gadis tertawa lebar mendapati bahwa dirinya telah berhasil mensukseskan berjalannya penampilan panggung ini. Jumawa!</p>
<p>Maka coba katakan pada gadis kecil nan jumawa itu untuk segera paham, untuk segersa taslim, untuk segera sadar diri, untuk segera tahu bahwa ada kekuatan di luar dirinya yang menjadikan kejadian terlihat luar biasa di semua mata. Ada tenaga yang ternyata tidak terlihat membungkus kekacauan yang sebenarnya telah terjadi.</p>
<p>Dan kalau kita masih merasa seperti gadis kecil ini, merasa jumawa dengan diri sendiri maka segera sadarlah bahwa ternyata kekuatan lainlah yang sebenarnya membuat kita menjadi kita. Karena sebenarnya kita bukanlah kita.</p>
<p>images taken from : http://www.americangirlinkuwait.com &amp; http://flickr.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/kita-bukanlah-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pelangi</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/pelangi/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/pelangi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 17:24:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[SMS]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Itulah kenapa  halaman khusus itu menjadi muncul dalam blog ini.
Sore itu aku mendapatkan sebuah SMS cantik dari seorang teman isinya kurang lebih seperti ini :
Makna SAHABAT : &#60;S&#62;esuatu yang tetap &#60;A&#62;da meskipun &#60;H&#62;ari terus berganti dan &#60;A&#62;kan jd harta yg &#60;B&#62;erharga jika &#60;A&#62;ku dan kamu &#60;T&#62;etap b&#8217;bagi saat suka dan duka&#8230;
Saya tidak tahu kenapa beliau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Itulah kenapa  <a title="Pelangi " href="http://adiwirawan.net/pelangi/" target="_blank">halaman khusus itu</a> menjadi muncul dalam blog ini.</p>
<p>Sore itu aku mendapatkan sebuah SMS cantik dari seorang teman isinya kurang lebih seperti ini :</p>
<blockquote><p>Makna SAHABAT : &lt;S&gt;esuatu yang tetap &lt;A&gt;da meskipun &lt;H&gt;ari terus berganti dan &lt;A&gt;kan jd harta yg &lt;B&gt;erharga jika &lt;A&gt;ku dan kamu &lt;T&gt;etap b&#8217;bagi saat suka dan duka&#8230;</p></blockquote>
<p>Saya tidak tahu kenapa beliau ini mengirim sms tersebut kepada saya, tapi ya begitulah.<span id="more-54"></span></p>
<p>Mungkin karena beberapa hari di rhythmbox saya memutarkan lagu dari Elton John yang berjudul That&#8217;s What Friend are For.</p>
<blockquote><p>And I never thought I&#8217;d feel this way<br />
And as far as I&#8217;m concerned<br />
I&#8217;m glad I got the chance to say<br />
That I do believe I love you<br />
And if I should ever go away<br />
Well then close your eyes and try<br />
To feel the way we do today<br />
And then if you can remember<br />
Keep smiling, keep shining<br />
Knowing you can always count on me, for sure<br />
That&#8217;s what friends are for<br />
For good times and bad times<br />
I&#8217;ll be on your side forever more<br />
That&#8217;s what friends are for<br />
Well you came in loving me<br />
And now there&#8217;s so much more I see<br />
And so by the way I thank you<br />
Oh and then for the times when we&#8217;re apart<br />
Well then close your eyes and know<br />
The words are coming from my heart<br />
And then if you can remember</p></blockquote>
<p>Njenengan bisa dengan mudah mendownload lagunya <a title="Download Elton John That's What Friends Are For" href="http://www.emp3world.com/to_download.php?id=77198">di sini</a>.</p>
<p>Silakan mendownload dan selamat bagi njenengan yang masih punya teman di sekitar njenengan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/pelangi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rindu Hujan</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/rindu-hujan/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/rindu-hujan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 02:14:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[sasana]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[kemarau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kemarau galau, tentang turunnya hujan dari jaring-jaring langit.
Maka katakan, hujan pasti datang!!!
Dia akan datang dengan begitu anggunnya, berteman seruling alam yang menyanyi sajak kesyukuran, berkencana megahnya pelangi, bermahkota gemerlapnya matahari, berjubah langit senja merona. Indah, menyejukkan dan mencukupkan.
Lalu kenapa harus tergesa memaksa langit memahat kokoh dindingnya, biarkan saja langit menetapkan waktu yang tepat untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kemarau galau, tentang turunnya hujan dari jaring-jaring langit.<br />
Maka katakan, hujan pasti datang!!!</p>
<p>Dia akan datang dengan begitu anggunnya, berteman seruling alam yang menyanyi sajak kesyukuran, berkencana megahnya pelangi, bermahkota gemerlapnya matahari, berjubah langit senja merona. Indah, menyejukkan dan mencukupkan.<span id="more-50"></span></p>
<p>Lalu kenapa harus tergesa memaksa langit memahat kokoh dindingnya, biarkan saja langit menetapkan waktu yang tepat untuk mengguyur punggung bumi, biarkan saja anggunnya hujan menyibukkan menyiapkan diri menawarkan indah parasnya, biarkan saja hujan menunggu saat yang tepat untuk menyapa kemarau yang galau.</p>
<p>Sabar!!! Katakan dengan lantang kepada kemarau untuk tetap sabar</p>
<p>Ungkap bahwa kemarau-pun tetap harus menyiapkan diri, membiarkan hujan layak untuk menyapa dirinya lagi, dan pada saatnya semua akan indah pada waktunya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/rindu-hujan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>February 14th 2010</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/february-14th-2010/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/february-14th-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 04:33:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[one day]]></category>
		<category><![CDATA[sisi mata]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Well, yes, you&#8217;re right it written 14/2/2010. But it is not about the weird day, valentine day. It is my mother&#8217;s arm, when she was in the hospital. Get well soon mom, we all loving you.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://lh3.ggpht.com/_RAz_dU73tz4/S3ttm7WwUzI/AAAAAAAAATI/sFZPWiyWA-o/s640/Foto%28211%29.jpg" alt="14022010" width="300" height="225" align="left" />Well, yes, you&#8217;re right it written 14/2/2010. But it is not about the weird day, valentine day. It is my mother&#8217;s arm, when she was in the hospital. Get well soon mom, we all loving you.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/february-14th-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mau Jadi Apa?</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/mau-jadi-apa/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/mau-jadi-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 01:40:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[one day]]></category>
		<category><![CDATA[sisi mata]]></category>
		<category><![CDATA[Family]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[
He is Muhammad Fahriza Arrifani, my cousin, let guess what he wanna be several years later
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://lh5.ggpht.com/_RAz_dU73tz4/S3SwkeO3mrI/AAAAAAAAAS8/9tYwsgqezkw/s640/Foto%28072%29.jpg" alt="Rifa" width="500" /></p>
<p>He is Muhammad Fahriza Arrifani, my cousin, let guess what he wanna be several years later</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/mau-jadi-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>fajri_9636 &amp; mithaicha</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/fajri_9636-mithaicha/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/fajri_9636-mithaicha/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 07:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[one day]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/post/fajri_9636-mithaicha/</guid>
		<description><![CDATA[Barakallahu laka wa baraka &#8216;Alaika Wa jama&#8217;a Baina Kumaa Fii Khoir
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Barakallahu laka wa baraka &#8216;Alaika Wa jama&#8217;a Baina Kumaa Fii Khoir</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/fajri_9636-mithaicha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teturus</title>
		<link>http://adiwirawan.net/post/teturus/</link>
		<comments>http://adiwirawan.net/post/teturus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 01:37:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adi wirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Syahdan]]></category>
		<category><![CDATA[avatar]]></category>
		<category><![CDATA[eywa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adiwirawan.net/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Njenengan tahu Eywa? Eywa dalam cerita Film antah berantah Avatar merupakan arwah murni dari nenek moyang. Cukup diketahui cerita Eywa ini hanya cerita imajinasi saja, bukan benar adanya. Eywa dalam cerita Avatar tersebut merupakan arwah yang dipercaya mengatur semua yang ada di bumi ini. Semua kehidupan suku Avatar diatur sepenuhnya oleh Eywa ini, arwah nenek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.celluloidfun.com/images/avatar1c1.jpg" alt="Eywa" width="300" align="left" />Njenengan tahu Eywa? Eywa dalam cerita Film antah berantah Avatar merupakan arwah murni dari nenek moyang. Cukup diketahui cerita Eywa ini hanya cerita imajinasi saja, bukan benar adanya. Eywa dalam cerita Avatar tersebut merupakan arwah yang dipercaya mengatur semua yang ada di bumi ini. Semua kehidupan suku Avatar diatur sepenuhnya oleh Eywa ini, arwah nenek moyang yang mengatur perguliran kehidupan.</p>
<p>Syahdan, suku Avatar diserang oleh serombongan manusia langit, begitulah suku Avatar memberi julukan. Manusia langit berusaha untuk merelokasi suku Avatar dari kediaman mereka, akan tetapi karena kecintaan mereka pada lokasi mereka maka suku Avatar mempertahankan dengan mati matian lokasi turun temurun mereka.<span id="more-23"></span></p>
<p>Adalah Jake Sully, yang sebenarnya manusia langit dikirim ke suku Avatar oleh manusia langit untuk memudahkan proses relokasi. Akan tetapi proses negosiasi tidak berhasil dan masa hidup Jake Sully di suku Avatar sudah habis serta karena proses berkepanjangan yang ternyata membuat Jake Sully tiba-tiba menjadi seorang panglima suku Avatar yang membela suku Avatar dengan Toruc Macto nya.</p>
<p>Apa daya kondisi persenjataan dan materi militer yang dimiliki suku Avatar walaupun sudah dikerahkan dari banyak suku tetap saja kalah dengan manusia langit dengan persenjataan lengkap dan materi militer yang dahsyat menghancurkan.</p>
<p>Maka bersimpuhlah Jake Sully, sebuah getaran, sebuah keluhan, sebuah ratapan berat ada di dalam diri Jake Sully, tidak ada yang bisa dilakukan lagi. Semua usaha telah dilakukan, kemungkinan untuk bisa mempertahankan lokasi suku Avatar bagaikan bintang yang sukar untuk diraih cahyanya. Eywa adalah tujuan Jake Sully, arwah nenek Moyang yang dipercaya mampu membantu dalam tugas berat hidup yang terlihat berat untuk diselesaikan dengan kemampuan saat ini.</p>
<p>Eywa merupakan teturus bagi Jake Sully, pada cerita Imajinasi yang di luar akal sehat ini.</p>
<p>Nabi Muhammad, sebagai seorang Nabi yang diutus untuk mengkomplitkan Islam pernah dihadapkan pada peristiwa perang yang sungguh sulit.</p>
<p>Perang Badar, perang yang begitu berat sehingga Allah sudah menjamin bahwa sahabat badar pasti akan masuk Surga.</p>
<p>Dalam Badar tersebut, bukan perang besar yang diharapkan oleh Nabi Muhammad akan tetapi niatan untuk mencegat kafilah dagang Qurays itulah yang diinginkan. Akan tetapi ternyata persenjataan kafilah begitu komplit dan ketimpangan jumlah tentara Qurays dan tentara Muslim begitu besar. Hal yang tidak masuk akal untuk menang dalam keadaan tersebut. Hal yang musykil pada perang tersebut kaum Muslimin bisa menang dalam pertempuran yang tidak bisa terhindarkan lagi tersebut.</p>
<p>Pada saat itulah, Nabi Muhammad, manusia yang dilebihkan oleh Allah, menengadahkan tangan, memohon dengan sangat, beban kehidupan sungguh sangat berat. Ketimpangan materi militer yang besar membuat kemungkinan untuk menang menjadi limit kosong yang menjadi ketidakmungkinan untuk menang melawan kaum Qurays. Sehingga dalam getir doa pengharapan yang kuat kepada satu-satunya yang kuasa untuk segalanya Nabi berdoa, &#8220;Jikalau dalam perang Badar tersebut kaum Muslimin kalah maka Engkau ya Allah tidak akan disembah selama-lamanya di Dunia&#8221;.</p>
<p>Sebuah pengharapan yang sudah pada titik puncak pengharapan, ketika sudah tidak ada yang lagi pantas diharap kecuali dari sang Maha pengharapan.</p>
<p>Allah, satu-satunya Dzat yang dijadikan penolong oleh Nabi Muhammad pada kondisi yang super sulit itu.</p>
<p>Dan pada akhir cerita Jake Sully dengan Eywanya yang hanya imajinasi saja dan Tarikh Nabi Muhammad dengan doanya pada Allah SWT yang nyata benarnya, kemenangan menjadi sebuah keniscayaan. Berawal dan berpangkal pada keyakinan pada teturus yang dimiliki.</p>
<p>Kita semua punya teturus, The Soul That We Cry On, tempat kita menengadahkan tangan, memohon, mengiba, menumpahkan segala keluh kesah tentang kehidupan, ketika semua terasa berat dan kita tidak yakin untuk menuntaskan semua beban yang ada. Mari datang pada teturus kita, tumpahkan segala masalah yang ada, pintalah semuanya, semua yang terasa berat untuk dituntaskan.</p>
<p>Njenengan, saya dan kita semua pasti sudah paham siapa teturus kita, the soul that we can cry on.</p>
<p>Ada sebuah runtutan kalimat yang sempat terlihat :<br />
<em>Berhentilah berkeluh kesah mencaci maki kegelapan,lebih baik nyalakan cahaya untuk pelita kehidupan<br />
Keluhan tak akan menolong jiwa yang resah kecuali hati makin terhimpit gundah<br />
Sekali lagi, berhentilah berkeluh kesah, meratapi nasib menuding takdir<br />
Di sini, keluh kesah adalah sampah<br />
Di tempat ini, ratapan adalah sia-sia<br />
Maka, tegakkanlah wajahmu, kepalkan tinjumu<br />
Dan percikkan sebuah kata bermakna yang menggubah segala</em></p>
<p>image taken from : http://www.celluloidfun.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adiwirawan.net/post/teturus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- www.000webhost.com Analytics Code -->
<script type="text/javascript" src="http://analytics.hosting24.com/count.php"></script>
<noscript><a href="http://www.hosting24.com/"><img src="http://analytics.hosting24.com/count.php" alt="web hosting" /></a></noscript>
<!-- End Of Analytics Code -->
