Dosa Itu

Dosa itu bisa dilakukan di mana saja. Di rumah, di jalan, di tempat kerja atau dimanapun juga.

Dia juga bisa terjadi kapan saja, pagi, siang, sore atau hari malamnya.

Dia juga bisa terjadi saat apa saja, ramai bisa, sendiri apalagi.

Tapi untuk diri ini tahu.

Ketika dosa itu terjadi, maka tanda itu sudah melekat di pelakunya. Berupa tanda hitam, bukan di muka, tapi di hati sang pelaku.

Dan untuk diketahui pula, dosa itu akan menyelinap. Tanpa disadari, tanpa dimengerti.

Dia bisa ikut pulang bersama jasad ini dari tempat kerja. Masuk ke rumah seperti raga ini. Kemudian menyelinap ke jiwa anak kita. Menyelinap ke jiwa istri kita.

Kemudian dia merongrong jiwa jiwa. Tak terkecuali jiwa kita. Kemudian tidak tenanglah rumah kita.

Dia bisa juga ikut masuk ke kendaraan kita. Bahkan sebelum kita menaikinya. Dia duluan yang beranjak di sana.

Kemudian dia rusak kendaraan itu. Bisa nyamannya, bisa mesinnya, bisa kipas mesinnya atau apa saja yang ditemuinya.

Dan akhirnya menjadi bingunglah setiap pribadi akan apa yang terjadi. Dan akhirnya tersadarlah kita. Ini tentang dosa, ini tentang perilaku kita. Yang kita bisa jadi terlupa, tapi Allah tidak lupa.

Ya rabb, ampuni kami. Bimbing kami.

ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفرلنا وترحمنالنكوننّ من الخاسرين

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *