Barokah

Toko ibu di rumah bernama barokah. Beberapa toko di desa saya banyak pula yang bernama barokah. Beberapa juga bernama berkah. Nama adalah doa, mungkin tersebab itu barokah-lah nama yang dipilih.

Dia adalah keadaan yang ajaib. Disiapkan bagi mereka yang masih percaya. Bahwa urusan nyaman dan juga tenang tidak selamanya berurusan dengan besar uang yang ada di kepalan. Tidak selamanya terkait pula dengan kondisi jika-maka yang masuk di otak manusia. Karena sejatinya dia tersusun dari batu bata kepercayaan. Siapa yang masih percaya, maka kebaikan-kebaikan akan meniscaya menjumpainya.

Barokah tidak bisa ditipu. Karena dia tersimpan rapi, disiapkan langsung dari sang kuasa. Tidak bisa terlihat seketika saat keputusan kebaikan tertanam dan terlaksana. Tidak bisa muncul mendadak pula saat keyakinan dijalani. Bahwa urusan balasan kebaikan sebenarnya adalah urusan sang maha perkasa.

Urusan banyak uang yang diterima bisa jadi sama. Tetapi urusan ke mana habisnya uang bisa menjadi beda.

Urusan kepunyaan akan suatu materi bisa jadi sama. Tetapi urusan kenyamanan hati, siapa pula yang bisa menguasai?

Urusan ketersediaan waktu bisa jadi sama. Tetapi ke mana perginya waktu tersebut terguna, bisa jadi beda, bisa jadi bermacam rasa.

Bahwa kebenaran, kejujuran, kebaikan akan menemui barokahnya. Entah nanti atau kapan hari. Pasti.

gambar : desktopnexus.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *