Bukan Kita yang Menonton, Kita yang Ditonton

Melihat barang sebentar kotak berisi gambar menyala di rumah: televisi. Kadang hingar kita dibuatnya. Kadang geram sempat juga dititipkannya. Kadang pilu pernah ditiupkannya juga. Ternyata media cukup hebat juga ‘mengacau’ kita.

Melihat televisi yang berisikan cerita, demi cerita. Tentang cerita keluarga yang berputar-putar masalahnya. Mengurusi anak, perebutan kekuasaan dan entah apa lagi lainnya.

Tentang cerita rumah tangga yang dikira mau selesai, ternyata eh ternyata berangsur lama dan semakin rumit saja. Dan hebatnya, sang penonton bisa dibuat ikut serta berperang di dalamnya.

Dan tentang pilpres 2014 ini seperti nya juga merupakan cerita juga. Karena tampaknya informasi itu tidak perlu kita cari lagi. Mereka dengan suka rela, berlalu lalang di hadapan kita. Dan seperti layaknya cerita televisi yang kadang seperti sinetron juga. Kadang kita hingar, kadang kita pilu dan tidak jarang kita ikut geram. Baca Selanjutnya…

Banjir, Ibu dan Rem

Banjir

Dan begitulah, kemarin siang saya sempat merasakan banjir. Sekitar jalan solo, menuju ke arah Ambarukmo Plaza Yogyakarta, dari arah janti. Walaupun tidak seberapa, tapi cukup menyusahkan dan cukup membuat ramai kondisi jalan. Antrian panjang mobil yang berjajar. Motor berjalan pelan, mengantisipasi supaya tidak tergelincir, dan orang-orang yang melihat pemandangan keadaan. Ada yang berfikir sebagai suatu keprihatinan, namun mungkin ada yang berfikir merupakan suatu hiburan -semoga bukan kita-.

Walaupun tidak sampai menenggelamkan rumah tapi cukup membuat rumit keadaan. Walaupun tidak separah jakarta -semoga Allah memudahkan negara kita menghadapi bencana-. Tapi cukup membuat khawatir suasana.

Ibu

Tetiba saja saya teringat ibu saya. Baca Selanjutnya…

Oracle Login Log

Beberapa waktu saya sempat mencari hal ini. Cara untuk mengetahui siapa yang mencoba melakukan koneksi ke server oracle. Dan alhamdulillah, baru saya menemukan sumber di internet, tentang hal ihwal cara melakukannya. Jadi tidak ada salahnya untuk kembali saya tuliskan di sini. Sebagai pengingat di kala lupa, dan sebagai penyambung berita bagi yang menginginkannya.

Dan hal tersebut di atas bisa dilakukan dengan memasukkan perintah sebagai berikut, di command line, atau dreamcoder yang njenengan miliki :

SELECT
TO_CHAR(TIMESTAMP,’YYYY/MM/DD HH24:MI’) TIMESTAMP,
SUBSTR(OS_USERNAME,1,20) OS_USERNAME,
SUBSTR(USERNAME,1,20) USERNAME,
SUBSTR(TERMINAL,1,20) TERMINAL,
ACTION_NAME,
RETURNCODE
FROM
SYS.DBA_AUDIT_SESSION
order by TIMESTAMP asc

Sebagai keterangan bahwa :
RETURNCODE 0 menyatakan bahwa sukses
RETURNCODE 1017 menyatakan bahwa password salah
RETURNCODE 28000 menyatakan bahwa account oracle locked

Silahkan mencoba, ups dan ya, sumber ini diambil dari laman berikut ini http://hoopercharles.wordpress.com.

Percaya

Kemudian kita akan mulai menggeser kerja pikiran barang sebentar.

Kadangkala pikiran itu juga yang membuat kita lebih jauh dari kebenaran. Kadangkala pikiran itu juga yang membuat kita berpikir, tanpa tujuan pasti. Kadangkala pikiran itu juga yang membuat kita terlampau jauh, menjauhi inti dari kehidupan esok hari.

Mungkin saja pula, saatnya akan ada coba, tentang harta, tentang anak dan tentang keluarga.

Dan saat itulah perlombaan besar akan menarik pelatuknya. Akankah kita percaya pada janji setelah mati, ataukah hanya terjaga dalam kefanaan dunia dan prasangka.

Kita sejatinya adalah makhluk biasa, sering lalai dan acapkali alpa.

Kadang pula otak bekerja tidak begitu cepatnya ketika mengingat ‘janji janji’ yang sudah diketahui. Dan jikalau saat itu datang, mungkin saatnya kembali mengulang perkataan salah seorang tokoh : Percaya dan Pejamkan Mata! Dan untuk selanjutnya biarlah kepercayaan itu yang membawa pada kerja besar lainnya.

Semoga.

Gambar dari : http://fc09.deviantart.net